Berita Bandara di Bali

Otoritas Bandara Bali menolak konter baru untuk pajak masuk Bali

Manajemen Bandara Internasional Ngurah Rai, Angkasa Pura I, telah menolak proposal Gubernur Bali baru-baru ini, I Wayan Koster, untuk memungut pajak masuk dari wisatawan asing di konter di bandara. Mereka juga menyatakan bahwa mereka lebih suka pajak menjadi US $ 5,00 per orang.
Penolakan itu dinyatakan ketika komite khusus yang dibentuk untuk mengatur peraturan daerah baru mengundang manajemen PT Angkasa Pura I ke pertemuan pada hari Senin. Pertemuan diadakan di Hotel Novotel di lapangan Bandara Denpasar dan diskusi dipimpin oleh Ketut Suwandhi, sedangkan PT Angkasa Pura I diwakili oleh General Manager, Yanus Suprayogi.

Pertemuan dimulai dengan Ketut Suwandhi menjelaskan pajak baru dan manfaatnya bagi masyarakat. “Kami akan menggunakannya sebagai sumber untuk melestarikan warisan alam dan budaya Bali. Pariwisata Bali akan lebih baik karenanya, ”katanya.
Yanus menanggapi dengan mengatakan perusahaannya tidak setuju dengan pemerintah membangun konter di dalam area bandara. “Kami telah memutuskan bahwa kami tidak akan menyetujui pengumpulan apa pun di dalam area bandara, dengan membangun konter untuk mengambilnya,” katanya.
Namun, Yanus juga mengatakan bahwa mereka tidak akan mencegah implementasi peraturan baru jika pemerintah menambahkan pajak ke harga tiket.
“Jika mereka menambahkannya ke harga tiket, kami akan menyetujuinya,” tambahnya. Dia juga berharap bahwa pemerintah akan memperkuat status hukum peraturan sebelum menerapkannya. Dia juga berpendapat bahwa US $ 10 untuk pajak masuk terlalu besar. “Kami menyarankan agar jumlah retribusi dikurangi menjadi US $ 5 per kepala,” katanya seperti dikutip dari Nusabali.
Sementara itu, ketua panitia, Suwandhi, mengatakan bahwa usulan biaya retribusi yang diajukan Angkasa Pura I belum final dan dapat berubah. “Masih mungkin bagi AP I Ngurah Rai untuk melakukan perbandingan dan melakukan survei. Tapi, kami menerima input untuk ditinjau. Perjalanan untuk memutuskan biaya nominal masih panjang dan membutuhkan proses, ”kata Suwandhi.
Berkenaan dengan pengumpulan pajak, Gubernur Bali, I Wayan Koster, sebelumnya mengatakan bahwa pajak masuk dapat ditambahkan ke harga tiket dan tidak diambil di konter di terminal kedatangan. “Turis yang membeli tiket juga akan membayar tambahan USD 10 lalu. Kami akan bekerja sama dengan maskapai untuk menerapkan peraturan ini, ”katanya pekan lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

QQ Information
Sina WeiboInstagramFacebook
Wechat QR
+6282121550685